Ketika aku berjalan hari itu, kulihat
langit dengan cahaya mulai meredup. Angin bertiup kencang, seolah hujan akan
turun deras. Sejenak aku terhenti, melihat langit seolah akan menangis. Tapi
bagiku, itu adalah hal paling menyenangkan. Ketika langit mendung, diselimuti
awan gelap kehitaman. Dibelenggu oleh angin sejuk yang menerpa wajah dengan
sangat menawan, bagiku. Hal yang paling aku rindu-rindukan sepanjang perjalanan
hari-hariku. Seolah aku berada di masa lalu, ketika aku masih berada di samping
ibuku, yang masih segar-bugar, berjalan menyusuri jalan panjang bersamaku,
sembari memegang sebelah tangan mungilku, dan meninting benda bawaan di tangan
sebelahnya. Memanduku melalui jalan yang tak kukenal sama sekali, agar aku tak
tersesat.