Sabtu, 02 November 2013

Keluarga (Family / Kazoku)

Kini, 19 tahun sudah aku hidup di dunia ini. dan selama itu pula aku selalu berada di sisi keluargaku. Menikmati kehidupan yang telah kedua orang tuaku sediakan untukku. Merasakan pemantauan yang sangat ketat dari keluargaku, baik dalam pendidikan, maupun pergaulan. Itulah kehidupan sehari-hari yang kujalani selama ini. tidak pernah terpikir olehku bahwa aku akan hidup tanpa didikan dan pengawasan yang ketat dari kedua orangtua dan keluargaku. Begitu juga halnya dengan anak seusiaku lainnya, menurutku.
Tapi, hari ini kepercayaan yang selama 19 tahun telah kupegang dipatahkan oleh sebuah kenyataan yang kulihat tepat dihadapanku. Tepat di depan kedua bola mataku. Ketika kulihat salah seorang murid yang masih berusia sekitar 5 sampai 6 tahun ini, dirawat oleh neneknya. Tumbuh besar tanpa kasih sayang, didikan, dan pengawasan dari orang tua kandung mereka.

Kewarganegaraan (Demokrasi)

BAB I
PENDAHULUAN

Di zaman sekarang ini, tentu kita sudah tidak asing lagi dengan istilah ‘Demokrasi’. Sebab istilah tersebut kerap kali disebut-sebut dan disinggung dalam pembahasan berjalannya sebuah pemerintahan, terutama pemerintahan kita sejak lengsernya masa Orde Baru. Sebab katanya, negara kita adalah salah satu negara yang menganut paham demokrasi yang telah disebutkan di atas. Bahkan, karena begitu populernya kata demokrasi tersebut, sempat muncul istilah ‘Tak ada reformasi tanpa demokrasi’ dan sebaliknya.
Demokrasi sebenarnya adalah sebuah sistem pemerintahan yang meletakkan kekuasaan tertinggi negara di tangan rakyatnya. Dan bertujuan untuk mensejahterakan dan memakmurkan rakyatnya. Menciptakan negara yang tenteram, adil, dan maju di berbagai aspek. Namun, dari uraian di atas muncul pertanyaan di benak kita. Apakah negara Indonesia tercinta yang katanya menganut sistem demokrasi telah menjalankan sistem itu dengan sempurna?